Bisakah kau melihatnya….dia berteriak, bisakah kau mendengarku…
Di balik Langit yang membuat perasaan tidak nyaman itu…di dalam cangkang waktu
dia berteriak…
Jangan biarkan aku sendiri….
Dengan pedang itu aku menunggu…
Dan jatuh dalam kegelapan…
Tidak benar jika ia sendiri…dendam telah berteman dengannya…
Saat dia berteriak…
Jangan biarkan aku sendiri dalam dinginnya malam…
Semuanya ada di tangannya…sedih takkan mengganggunya…
Senyummulah yang merusak pemandangan itu kepuasan dan tertawamulah…
yang merusak …keindahan air embun itu…
Akulah yang akan memperjuangkan itu…agar tidak hancur…olehmu…
Kegelapan…hanya sebagian jangan khawatir…karena itulah yang membuatku kuat…
Jatuh dalam kegelapan…
Hitam….itulah yang ku inginkan….
Mengambil sebagian milik Bumi…
Dengan tawaku….inilah aku…
Jangan biarkan ku sendiri….
Bisakah kau melihatku….
Satu hal yang kutinggalkan…dirimu dalam harapan dan kehangatan tatapan dan teguran..
Maaf untuk saat ini…dia tidak terpaku pada hal itu…
Keinginannya saat ini adalah hanya untuk…
Membunuh hati hitam yang jauh di dalam hatinya…
Seberapa banyakpun nyawa ini…akan kuberikan untuk…
Mengambil itu…
Cita-citaku tidak ada di masa depan…
Cita-citaku hanya ada di masa lalu…
Semua ini untukmu…
Berikan aku hidup…
Berikan aku kebebasan…tanpa penganggu…
Berikan aku kekuatan…
Berikan aku iman…
Baru aku akan berhenti…
Jangan tinggalkan aku sendiri…
Atau pedang itu yang akan menjemputmu…
Di belakang…hawa itu mulai terasa samar…
Tiba saatnya tertawa…tapi, dengarkan aku…aku terjatuh dalam kegelapan…
Pada saat manusia mulai mengenal kasih sayang…
Maka pada saat itu juga…di mulai mengenal kebencian…
Pada saat manusia mulai mengenal kehidupan…
Maka pada saat itu pula dia mulai mengenal…
Kematian…
Dalam gelap dan dingin…ambilkan air dari pelangi Shubuh itu…
Maka aku akan di belakangmu…dalam angin pagi yang dingin…
Dengan hanya di temani Matahari…
Hancurkan semua yang tidak mau mendengarkanmu…
Tangisanmu takkan dilihat oleh mereka….
Berbaliklah ke belakang…
Dan berjuanglah dalam kegelapan itu…walau sendiri…
Walau harus habis di makan waktu….
Lalu…..walau dia memanggilmu…jangan pernah sekalipun…kau menoleh…
Ke tatapannya…
Itu bukti kalu kau kuat…
Jatuh dalam kegelapan…
Bisakah kau mendengarku….
Semua ini hanya umtukmu…
Tapi, dia tidak tahu siapa sebenarnya kamu…
Apakah kamu nyata…atau hanya perasaan rindu yang samar-samar…
Dan menghilang…
Sabtu, 24 April 2010
KOMPUTER HANYALAH KOMPUTER DAN MANUSIA HANYALAH MANUSIA
Diposting oleh Al-Maghribi di 20.06 Label: Tugas S.I.P
Komputer bukanlah istilah asing bagi hampir manusia di Bumi ini, keberadaannya sekarang sangatlah penting untuk membantu aktivitas kehidupan manusia baik itu dalam bidang pendidikan, kesehatan, olahraga, dsb. Berbagai macam aneka pemenuhan kebutuhan dapat diperoleh dari tekhnologi komputer, mulai dari kebutuhan akan informasi, hiburan, hubungan sosial semuanya bisa dilakukan dalam tekhnologi komputer. Betapa hebatnya komputer dalam memenuhi segala macam kebutuhan dan membantu manusia tersebut, sehingga kita lupa akan segi negatifnya. Hal yang tidak dapat dipungkiri dari komputer bahwa, komputer hanyalah benda buatan manusia yang di ciptakan hanya untuk membantu manusia tidak lebih dari itu. Oleh karena itu, seperti halnya dengan benda-benda buatan manusia lainnya komputer juga mempunyai kelemahan, tapi bedanya kelemahan yang ada pada komputer sangatlah kecil dan sangat dalam ditutupi oleh kelebihannya.
Di sini Saya hanya ingin berbagi pemikiran dan pengalaman dengan Dunia, bukannya ingin menggurui atau menjadi so’ tahu dengan pengetahuan Saya yang masih sangat-sangat faqir ini. Di sini Saya hanya ingin sedikit memberikan gambaran tentang apa yang bisa dilakukan oleh komputer, dan apa pula yang bisa dilakukan oleh manusia, di lihat dari segi pendidikan. Saat ini sudah banyak sekolah-sekolah yang menggunakan pembelajaran berbasis komputer kepada siswa-siswanya. Para siswa dibekali pengetahuan tentang komputer sejak dini dimaksudkan agar suatu saat nanti bisa bersaing dalam pemenuhan IPTEK yang semakin lama semakin menjadi tujuan utama manusia dalam mengisi Bumi ini.
Kita lihat sejenak hasilnya…..memang dengan pembelajaran berbasis komputer tersebut siswa dapat memahami dengan mudah apa saja materi yang diberikan, tujuan pembelajaran juga sesuai dengan yang di inginkan oleh tenaga pengajar, mempermudah waktu, siswa belajar dengan santai tidak tegang karena ada materi pembelajaran yang disampaikan dengan cara yang unik dan menyenangkan (contohnya dengan metode drill and practice, dan games). Keistimewaan lainnya adalah komputer bisa mengajar secara individual (individualisasi dalam proses pembelajaran) di mana kecepatannya bisa disesuaikan dengan kemampuan siswa, metode/strategi belajar yang lebih tepat. Bisa menghilangkan rasa malu dan takut (para siswa yang penakut bisa jadi sangat aktif pada saat berhadapan dengan komputer karena pada saat berhadapan dengan komputer dia merasa tidak ada beban terhadap sekeliling dan orang lain di sekitarnya). Tapi, dibalik semua keistimewaannya komputer juga memiliki kelemahan, yaitu hanya dapat mengajarkan satu bidang tertentu (misalnya hanya terfokus dalam bidang kognitif saja), hubungan interpersonal menjadi agak kurang, ketergantungan, dsb. Itulah gambaran sekilas tentang keistimewaan dan kelemahan yang dimiliki komputer, jika kita bandingkan dengan manusia atau tenaga pengajar konvensional. Di sisi keistimewaan, manusia pada saat mengajar bukan hanya memberikan materi dan pengetahuan yang ia punya tapi juga mengajarkan tentang afeksi terhadap sesama, komunikasi dalam membentuk hubungan interpersonal para siswa, dan menghidupkan hubungan sosial para siswa dari sejak dini. Tenaga pengajar manusia (konvensional) juga memiliki kelemahan yang terletak pada tidak dapat fokusnya perhatian tenaga pengajar terhadap satu siswa karena sistem pemberian materi yang klasikal bukan individual, tidak semua murid dapat menyerap materi yang diberikan, dsb.
Ke dua hal di atas adalah sesuatu yang kontradiktif atau berbeda, sehingga pada dasarnya ke dua hal di atas tidak dapat dibandingkan, karena masing-masing punya keistimewaan serta kelemahan. Keistimewaan serta kelemahan dari manusia (tenaga pengajar konvensional) dan komputer dapat saling mendukung untuk membentuk individu yang berprestasi dan siap bersaing di masa depan.
Namun, tetap saja secerdas dan sehebat apapun komputer, komputer tetap 1000 langkah jauh dibelakang manusia. Itu disebabkan karena manusialah yang menciptakan komputer. Jadi, jika ada komputer cerdas yang sudah mampu meniru aktivitas dan hal-hal yang dilakukan oleh manusia, pastilah orang atau lembaga yang menciptakannya lebih cerdas dari komputer tersebut. Komputer tidak akan ada tanpa sisi kreatif dan kebutuhan ilmu pengetahuan pada diri manusia, sedangkan manusia masih bisa melakukan hal lain tanpa bantuan komputer, asalkan hal tersebut tidak berhubungan dengan yang berbau tekhnologi. Tapi, menurut Saya ada satu hal yang pasti pada manusia dan komputer. Serendah dan sebodoh apapun manusia, ia pasti punya sesuatu yang bisa ditawarkan kepada Dunia. Sedangkan pada komputer, jika ia sudah mulai rusak, usang, dan tidak berfungsi lagi maka komputer tersebut hanya akan menjadi barang rongsok dan hiasan di pembuangan sampah. Jadi, sebagai penutupnya komputer hanyalah komputer, dan manusia hanyalah manusia. Tergantung dari cara berpikir dan kebijaksanaan kita dalam menyikapi semua yang ada di Bumi ini termasuk fenomena tentang komputer.
Di sini Saya hanya ingin berbagi pemikiran dan pengalaman dengan Dunia, bukannya ingin menggurui atau menjadi so’ tahu dengan pengetahuan Saya yang masih sangat-sangat faqir ini. Di sini Saya hanya ingin sedikit memberikan gambaran tentang apa yang bisa dilakukan oleh komputer, dan apa pula yang bisa dilakukan oleh manusia, di lihat dari segi pendidikan. Saat ini sudah banyak sekolah-sekolah yang menggunakan pembelajaran berbasis komputer kepada siswa-siswanya. Para siswa dibekali pengetahuan tentang komputer sejak dini dimaksudkan agar suatu saat nanti bisa bersaing dalam pemenuhan IPTEK yang semakin lama semakin menjadi tujuan utama manusia dalam mengisi Bumi ini.
Kita lihat sejenak hasilnya…..memang dengan pembelajaran berbasis komputer tersebut siswa dapat memahami dengan mudah apa saja materi yang diberikan, tujuan pembelajaran juga sesuai dengan yang di inginkan oleh tenaga pengajar, mempermudah waktu, siswa belajar dengan santai tidak tegang karena ada materi pembelajaran yang disampaikan dengan cara yang unik dan menyenangkan (contohnya dengan metode drill and practice, dan games). Keistimewaan lainnya adalah komputer bisa mengajar secara individual (individualisasi dalam proses pembelajaran) di mana kecepatannya bisa disesuaikan dengan kemampuan siswa, metode/strategi belajar yang lebih tepat. Bisa menghilangkan rasa malu dan takut (para siswa yang penakut bisa jadi sangat aktif pada saat berhadapan dengan komputer karena pada saat berhadapan dengan komputer dia merasa tidak ada beban terhadap sekeliling dan orang lain di sekitarnya). Tapi, dibalik semua keistimewaannya komputer juga memiliki kelemahan, yaitu hanya dapat mengajarkan satu bidang tertentu (misalnya hanya terfokus dalam bidang kognitif saja), hubungan interpersonal menjadi agak kurang, ketergantungan, dsb. Itulah gambaran sekilas tentang keistimewaan dan kelemahan yang dimiliki komputer, jika kita bandingkan dengan manusia atau tenaga pengajar konvensional. Di sisi keistimewaan, manusia pada saat mengajar bukan hanya memberikan materi dan pengetahuan yang ia punya tapi juga mengajarkan tentang afeksi terhadap sesama, komunikasi dalam membentuk hubungan interpersonal para siswa, dan menghidupkan hubungan sosial para siswa dari sejak dini. Tenaga pengajar manusia (konvensional) juga memiliki kelemahan yang terletak pada tidak dapat fokusnya perhatian tenaga pengajar terhadap satu siswa karena sistem pemberian materi yang klasikal bukan individual, tidak semua murid dapat menyerap materi yang diberikan, dsb.
Ke dua hal di atas adalah sesuatu yang kontradiktif atau berbeda, sehingga pada dasarnya ke dua hal di atas tidak dapat dibandingkan, karena masing-masing punya keistimewaan serta kelemahan. Keistimewaan serta kelemahan dari manusia (tenaga pengajar konvensional) dan komputer dapat saling mendukung untuk membentuk individu yang berprestasi dan siap bersaing di masa depan.
Namun, tetap saja secerdas dan sehebat apapun komputer, komputer tetap 1000 langkah jauh dibelakang manusia. Itu disebabkan karena manusialah yang menciptakan komputer. Jadi, jika ada komputer cerdas yang sudah mampu meniru aktivitas dan hal-hal yang dilakukan oleh manusia, pastilah orang atau lembaga yang menciptakannya lebih cerdas dari komputer tersebut. Komputer tidak akan ada tanpa sisi kreatif dan kebutuhan ilmu pengetahuan pada diri manusia, sedangkan manusia masih bisa melakukan hal lain tanpa bantuan komputer, asalkan hal tersebut tidak berhubungan dengan yang berbau tekhnologi. Tapi, menurut Saya ada satu hal yang pasti pada manusia dan komputer. Serendah dan sebodoh apapun manusia, ia pasti punya sesuatu yang bisa ditawarkan kepada Dunia. Sedangkan pada komputer, jika ia sudah mulai rusak, usang, dan tidak berfungsi lagi maka komputer tersebut hanya akan menjadi barang rongsok dan hiasan di pembuangan sampah. Jadi, sebagai penutupnya komputer hanyalah komputer, dan manusia hanyalah manusia. Tergantung dari cara berpikir dan kebijaksanaan kita dalam menyikapi semua yang ada di Bumi ini termasuk fenomena tentang komputer.
Selasa, 16 Maret 2010
PENGARUH E-LEARNING TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA SEKOLAH DASAR ( 6-12 TAHUN )
Diposting oleh Al-Maghribi di 21.52 Label: Tugas SIP
Anak adalah masa depan suatu bangsa, maju dan berkembangnya suatu bangsa tergantung pada “pembentukan” seorang anak, baik dari segi kepribadiannya, bakatnya, kepandaiannya, dan keahliannya. Berbagai cara pun dilakukan untuk membentuk para “pemimpin” di masa depan itu mulai dari hal-hal yang sederhana sampai ke pendidikan usia dini. Salah satu cara untuk membentuk anak yang berkualitas itu adalah dengan metode pembelajaran E-Learning.
Sistem pembelajaran elektronik (E-Learning) adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, peserta ajar (learner atau murid) tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran, dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program studi atau program pendidikan.
Dalam e-learning, faktor kehadiran guru atau pengajar otomatis menjadi berkurang atau bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan karena yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduan-panduan elektronik yang dirancang oleh "contents writer", designer e-learning dan pemrogram komputer.
Dengan adanya e-learning para guru/dosen/instruktur akan lebih mudah : 1. melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir.
2. mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya.
3. mengontrol kegiatan belajar peserta didik.
Seperti yang telah disebutkan di atas, e-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan bahan/materi, peserta didik dengan dosen/guru/instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran. Metode e-learning pada saat ini sudah banyak diterapkan oleh sekolah-sekolah yang berkurikulum dan berbasis modern, di sekolah-sekolah tersebut e-learning sudah diberikan pada anak usia dini/sekolah yang berusia 6-12 tahun.
Seperti yang diketahui, pada usia dini (umur 6-12 tahun) anak sudah memasuki bangku sekolah. Masa ini oleh para pendidik disebut dengan usia sekolah dasar karena pada umur ini anak mulai masuk dan mengikuti pendidikan di sekolah dasar. Oleh orang tua, masa ini disebut dengan masa menyulitkan karena anak-anak tidak mau lagi menurut perintah dan lebih banyak dipengaruhi oleh teman-temannya.
Sedangkan para psikolog menyebut dengan masa berkelompok karena perhatian utama hidup anak masa ini tertuju kepada keinginan untuk diterima oleh teman-teman sebaya sebagai anggota kelompok. Anak-anak yang tidak diterima oleh anggota kelompok akan merasa tersisih dan terisolasi. Pada perkembangan kognitif, menurut Jean Piaget anak-anak memiliki cara berpikir yang berbeda dengan orang dewasa. Perkembangan kognitif anak berlangsung melalui perkembangan skema. Skema di sini dianggap sebagai kumpulan kaidah mengenai bagaimana caranya berinteraksi dengan lingkungan atau perilaku adaptasi terhadap lingkungan yang terkontrol melalui organisasi-organisasi mental dan digunakan individu untuk mewakili Dunia dan menuju tindakan. Adaptasi ini didorong oleh dorongan biologis untuk memperoleh keseimbangan antara skema dan lingkungan. Dengan kata lain Piaget mengemukakan bahwa setiap organisme yang ingin mengadakan penyesuaian (adaptasi) dengan lingkungannya harus mencapai keseimbangan, yaitu antara aktivitas individu terhadap lingkungan (asimilasi) dan aktivitas lingkungan terhadap individu (akomodasi).
Asimilasi adalah proses menggunakan atau mengubah lingkungan sehingga dapat ditempatkan dalam struktur kognitif yang sudah ada sebelumnya. Asimilasi dari sudut biologi adalah integrasi antara elemen-elemen eksternal (dari luar) terhadap struktur yang sudah ada pada organisme. Asimilasi kognitif meliputi objek eksternal menjadi struktur pengetahuan internal. Proses asimilasi ini didasarkan atas kenyataan bahwa setiap saat manusia selalu mengasimilasikan informasi-informasi yang sampai kepadanya, kemudian informasi-informasi tersebut dikelompokkan ke dalam istilah-istilah yang sebelumnya telah mereka ketahui.
Sedangkan akomodasi adalah proses perubahan struktur kognitif untuk menerima sesuatu dari lingkungan atau menciptakan langkah baru dan memperbarui serta menggabungkan istilah lama untuk menghadapi tantangan baru. Akomodasi kognitif berarti mengubah struktur kognitif yang telah dimiliki sebelumnya untuk disesuaikan dengan objek stimulus eksternal. Jadi, kalau pada asimilasi terjadi perubahan pada objeknya, maka pada akomodasi perubahan terjadi pada subjeknya, sehingga ia dapat menyesuaikan diri dengan objek yang ada di luar dirinya. Struktur kognitif yang sudah ada dalam diri seseorang mengalami perubahan supaya sesuai dengan rangsangan-rangsangan objeknya.
Contohnya, seorang anak melihat zebra untuk yang pertama kalinya akan menyebutnya kuda, anak-mengasimilasikan informasi dari lingkungan ini ke skema untuk kuda (karena pada awalnya sudah ada skema kognitif tentang ciri-ciri kuda pada anak tersebut). Lalu ketika anak tersebut mulai mengakomodasikan (dengan mempertimbangkan sifat-sifat yang berbeda) maka anak akan menyebut zebra tersebut dengan kuda bergaris-garis.
Contoh lainnya adalah ada pada pohon, ketika anak melihat pohon asimilasi pada skemanya adalah semua pohon itu besar dengan warna hijau dan coklat, namun dari waktu ke waktu informasi tentang pohon akan bertambah seperti pohon-pohon yang kehilangan daun, pohon atau tanaman-tanaman hias yang mempunyai struktur yang kecil, dan berbagai nama pohon. Ini terjadi bukan hanya pada anak-anak saja orang dewasa juga bisa mengalaminya. Karena ketika kita menerima informasi baru dan mencoba untuk memahaminya menggunakan skema yang sudah kita miliki maka yang kita lakukan adalah asimilasi, namun jika kita menerima informasi baru dan mencoba memahaminya dengan mengubah cara berpikir lalu mengembangkan skema kita terhadap informasi dari luar tersebut maka yang kita lakukan adalah akomodasi.
Tahap perkembangan kognitif Jean Piaget. Piaget membagi skema yang digunakan anak untuk memahami dunianya melalui empat periode utama yang berkorelasi dengan semakin bertambahnya usia :
1. Tahap sensori motor (0-2 tahun). Pada tahap ini kecerdasan ditujukan melalui aktivitas symbol motorik. Pengetahuan tentang dunia terbatas (tapi berkembang) karena adanya interaksi fisik atau pengalaman.
2. Tahap pra-operasional (2-7 tahun). Pada tahap ini kecerdasan ditujukan melalui penggunaan symbol-simbol, bahasa, memori dan imajinasi. Tahap ini dibagi menjadi dua sub-tahapan yaitu masa prakonseptual (2-4 tahun) dan masa intuitif (4-7 tahun). Masa prakonseptual ditandai dengan pola berpikir yang egosentris, pola berpikir pada masa prakonseptual dapat dibagi menjadi dua yaitu penalaran transduktif dan sinkretik. Sedangkan masa intuitif, pola berpikirnya masih didasarkan atas intuisi, penalaran masih kaku, terpusat pada bagian-bagian tertentu dari objek, dan masih semata-mata didasarkan atas penampakan objek.
3. Tahap operasional konkrit (7-12 tahun). Pada masa ini bercirikan konservasi dan seriasi. Konservasi menunujukan anak mampu menalar bahwa suatu objek yang diubah bagaimanapun bentuknya, bila tidak ditambah atau dikurangi, maka volumenya tetap. Seriasi menunjukan kemampuan anak untuk mengklasifikasi objek menurut berbagai macam ciri. Seperti : tinggi,besar, warna, bentuk, dan ciri-ciri lainnya.
4. Tahap operasional formal (mulai usia 12 tahun sampai dewasa). Pada tahap ini, kecerdasan berpikir logis menunjukan penggunaan simbol-simbol yang berkaitan dengan konsep abstrak atau seorang anak dapat melakukan representasi simbolis tanpa menghadapi objek-objek yang ia pikirkan.
Dari uraian-uraian yang telah dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa e-learning sangat bermanfaat untuk perkembangan kognitif anak di usia sekolah dasar ( 6-12 tahun ) dan untuk melepaskan diri dari kejenuhan metode belajar yang konvensional, pada e-learning siswa tidak hanya dapat memahami materi yang diberikan, tapi juga mendapat pengetahuan dasar tentang apa itu komputer dan beserta perangkat-perangkatnya. Namun, kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini. Inilah yang menjadi ciri khas dari kekurangan e-learning yang tidak bagus. Sebagaimana asal kata dari e-learning yang terdiri dari e (elektronik) dan learning (belajar), maka sistem ini mempunyai kelebihan dan kekurangan, maka dalam memberikannya harus disesuaikan dengan metode dan penyampaian yang tepat agar komunikasi antara guru dan murid tetap terjalin dengan baik dan hangat.
REFERENSI
• www. E- learning wikipedia. com
• www. Dunia psikologi. com
• www. Psikologi kognitif. com
Sistem pembelajaran elektronik (E-Learning) adalah cara baru dalam proses belajar mengajar. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan e-learning, peserta ajar (learner atau murid) tidak perlu duduk dengan manis di ruang kelas untuk menyimak setiap ucapan dari seorang guru secara langsung. E-learning juga dapat mempersingkat jadwal target waktu pembelajaran, dan tentu saja menghemat biaya yang harus dikeluarkan oleh sebuah program studi atau program pendidikan.
Dalam e-learning, faktor kehadiran guru atau pengajar otomatis menjadi berkurang atau bahkan tidak ada. Hal ini disebabkan karena yang mengambil peran guru adalah komputer dan panduan-panduan elektronik yang dirancang oleh "contents writer", designer e-learning dan pemrogram komputer.
Dengan adanya e-learning para guru/dosen/instruktur akan lebih mudah : 1. melakukan pemutakhiran bahan-bahan belajar yang menjadi tanggung jawabnya sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang mutakhir.
2. mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya.
3. mengontrol kegiatan belajar peserta didik.
Seperti yang telah disebutkan di atas, e-learning telah mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis. E-learning mempermudah interaksi antara peserta didik dengan bahan/materi, peserta didik dengan dosen/guru/instruktur maupun sesama peserta didik. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan-bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang, dengan kondisi yang demikian itu peserta didik dapat lebih memantapkan penguasaannya terhadap materi pembelajaran. Metode e-learning pada saat ini sudah banyak diterapkan oleh sekolah-sekolah yang berkurikulum dan berbasis modern, di sekolah-sekolah tersebut e-learning sudah diberikan pada anak usia dini/sekolah yang berusia 6-12 tahun.
Seperti yang diketahui, pada usia dini (umur 6-12 tahun) anak sudah memasuki bangku sekolah. Masa ini oleh para pendidik disebut dengan usia sekolah dasar karena pada umur ini anak mulai masuk dan mengikuti pendidikan di sekolah dasar. Oleh orang tua, masa ini disebut dengan masa menyulitkan karena anak-anak tidak mau lagi menurut perintah dan lebih banyak dipengaruhi oleh teman-temannya.
Sedangkan para psikolog menyebut dengan masa berkelompok karena perhatian utama hidup anak masa ini tertuju kepada keinginan untuk diterima oleh teman-teman sebaya sebagai anggota kelompok. Anak-anak yang tidak diterima oleh anggota kelompok akan merasa tersisih dan terisolasi. Pada perkembangan kognitif, menurut Jean Piaget anak-anak memiliki cara berpikir yang berbeda dengan orang dewasa. Perkembangan kognitif anak berlangsung melalui perkembangan skema. Skema di sini dianggap sebagai kumpulan kaidah mengenai bagaimana caranya berinteraksi dengan lingkungan atau perilaku adaptasi terhadap lingkungan yang terkontrol melalui organisasi-organisasi mental dan digunakan individu untuk mewakili Dunia dan menuju tindakan. Adaptasi ini didorong oleh dorongan biologis untuk memperoleh keseimbangan antara skema dan lingkungan. Dengan kata lain Piaget mengemukakan bahwa setiap organisme yang ingin mengadakan penyesuaian (adaptasi) dengan lingkungannya harus mencapai keseimbangan, yaitu antara aktivitas individu terhadap lingkungan (asimilasi) dan aktivitas lingkungan terhadap individu (akomodasi).
Asimilasi adalah proses menggunakan atau mengubah lingkungan sehingga dapat ditempatkan dalam struktur kognitif yang sudah ada sebelumnya. Asimilasi dari sudut biologi adalah integrasi antara elemen-elemen eksternal (dari luar) terhadap struktur yang sudah ada pada organisme. Asimilasi kognitif meliputi objek eksternal menjadi struktur pengetahuan internal. Proses asimilasi ini didasarkan atas kenyataan bahwa setiap saat manusia selalu mengasimilasikan informasi-informasi yang sampai kepadanya, kemudian informasi-informasi tersebut dikelompokkan ke dalam istilah-istilah yang sebelumnya telah mereka ketahui.
Sedangkan akomodasi adalah proses perubahan struktur kognitif untuk menerima sesuatu dari lingkungan atau menciptakan langkah baru dan memperbarui serta menggabungkan istilah lama untuk menghadapi tantangan baru. Akomodasi kognitif berarti mengubah struktur kognitif yang telah dimiliki sebelumnya untuk disesuaikan dengan objek stimulus eksternal. Jadi, kalau pada asimilasi terjadi perubahan pada objeknya, maka pada akomodasi perubahan terjadi pada subjeknya, sehingga ia dapat menyesuaikan diri dengan objek yang ada di luar dirinya. Struktur kognitif yang sudah ada dalam diri seseorang mengalami perubahan supaya sesuai dengan rangsangan-rangsangan objeknya.
Contohnya, seorang anak melihat zebra untuk yang pertama kalinya akan menyebutnya kuda, anak-mengasimilasikan informasi dari lingkungan ini ke skema untuk kuda (karena pada awalnya sudah ada skema kognitif tentang ciri-ciri kuda pada anak tersebut). Lalu ketika anak tersebut mulai mengakomodasikan (dengan mempertimbangkan sifat-sifat yang berbeda) maka anak akan menyebut zebra tersebut dengan kuda bergaris-garis.
Contoh lainnya adalah ada pada pohon, ketika anak melihat pohon asimilasi pada skemanya adalah semua pohon itu besar dengan warna hijau dan coklat, namun dari waktu ke waktu informasi tentang pohon akan bertambah seperti pohon-pohon yang kehilangan daun, pohon atau tanaman-tanaman hias yang mempunyai struktur yang kecil, dan berbagai nama pohon. Ini terjadi bukan hanya pada anak-anak saja orang dewasa juga bisa mengalaminya. Karena ketika kita menerima informasi baru dan mencoba untuk memahaminya menggunakan skema yang sudah kita miliki maka yang kita lakukan adalah asimilasi, namun jika kita menerima informasi baru dan mencoba memahaminya dengan mengubah cara berpikir lalu mengembangkan skema kita terhadap informasi dari luar tersebut maka yang kita lakukan adalah akomodasi.
Tahap perkembangan kognitif Jean Piaget. Piaget membagi skema yang digunakan anak untuk memahami dunianya melalui empat periode utama yang berkorelasi dengan semakin bertambahnya usia :
1. Tahap sensori motor (0-2 tahun). Pada tahap ini kecerdasan ditujukan melalui aktivitas symbol motorik. Pengetahuan tentang dunia terbatas (tapi berkembang) karena adanya interaksi fisik atau pengalaman.
2. Tahap pra-operasional (2-7 tahun). Pada tahap ini kecerdasan ditujukan melalui penggunaan symbol-simbol, bahasa, memori dan imajinasi. Tahap ini dibagi menjadi dua sub-tahapan yaitu masa prakonseptual (2-4 tahun) dan masa intuitif (4-7 tahun). Masa prakonseptual ditandai dengan pola berpikir yang egosentris, pola berpikir pada masa prakonseptual dapat dibagi menjadi dua yaitu penalaran transduktif dan sinkretik. Sedangkan masa intuitif, pola berpikirnya masih didasarkan atas intuisi, penalaran masih kaku, terpusat pada bagian-bagian tertentu dari objek, dan masih semata-mata didasarkan atas penampakan objek.
3. Tahap operasional konkrit (7-12 tahun). Pada masa ini bercirikan konservasi dan seriasi. Konservasi menunujukan anak mampu menalar bahwa suatu objek yang diubah bagaimanapun bentuknya, bila tidak ditambah atau dikurangi, maka volumenya tetap. Seriasi menunjukan kemampuan anak untuk mengklasifikasi objek menurut berbagai macam ciri. Seperti : tinggi,besar, warna, bentuk, dan ciri-ciri lainnya.
4. Tahap operasional formal (mulai usia 12 tahun sampai dewasa). Pada tahap ini, kecerdasan berpikir logis menunjukan penggunaan simbol-simbol yang berkaitan dengan konsep abstrak atau seorang anak dapat melakukan representasi simbolis tanpa menghadapi objek-objek yang ia pikirkan.
Dari uraian-uraian yang telah dikemukakan di atas, dapat disimpulkan bahwa e-learning sangat bermanfaat untuk perkembangan kognitif anak di usia sekolah dasar ( 6-12 tahun ) dan untuk melepaskan diri dari kejenuhan metode belajar yang konvensional, pada e-learning siswa tidak hanya dapat memahami materi yang diberikan, tapi juga mendapat pengetahuan dasar tentang apa itu komputer dan beserta perangkat-perangkatnya. Namun, kehadiran guru sebagai makhluk yang hidup yang dapat berinteraksi secara langsung dengan para murid telah menghilang dari ruang-ruang elektronik e-learning ini. Inilah yang menjadi ciri khas dari kekurangan e-learning yang tidak bagus. Sebagaimana asal kata dari e-learning yang terdiri dari e (elektronik) dan learning (belajar), maka sistem ini mempunyai kelebihan dan kekurangan, maka dalam memberikannya harus disesuaikan dengan metode dan penyampaian yang tepat agar komunikasi antara guru dan murid tetap terjalin dengan baik dan hangat.
REFERENSI
• www. E- learning wikipedia. com
• www. Dunia psikologi. com
• www. Psikologi kognitif. com
Di kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang peristiwa yang menjadi salah satu peristiwa besar dalam sejarah Agama Islam. Peristiwa turunnya perintah shalat kepada Nabi Muhammad s.a.w untuk disampaikan dan dijalankan oleh umatnya di seluruh Dunia, peristiwa tersebut adalah Isra Mi’raj. Isra Mi’raj itu sendiri mempunyai pengertian tentang perjalanan Nabi Muhammad s.a.w di malam hari dari Masjidil Haram (di kota Mekkah) ke Masjidil Aqsha (di Palestina) berlanjut hingga ke Shidratul Muntaha (langit ke tujuh) dengan mengendarai Buraq.
Ada salah satu faktor penyebab terjadinya Isra Mi’raj yang menurut saya menarik untuk saya bagi kepada Dunia, yaitu tentang Bumi dan Langit yang saling menghujah satu sama lain tentang apa-apa yang ada pada diri mereka masing-masing.
Semula Bumi membanggakan diri kepada Langit dengan katanya : “Akulah yang baik melebihimu, sebab Allah SWT menghiasiku dengan kota-kota, lautan, bengawan, pohon-pohonan, bukit-bukit, dan lain-lain. Lalu Langitpun dengan tidak mau mengalah menjawab : “Akulah yang baik melebihimu, sebab Matahari, Bulan, Bintang-bintang, Falak-falak, Buruj, ‘Arasy, Kursi dan Surga berada padaku. Bumipun menyahut lagi : “Berada padaku Baitullah yang selalu dikunjungi dan dibuat thawaf para Nabi dan Rasul para Waliyullah dan orang-orang mu’min pada umumnya. Dan Langitpun berkata lagi : “Padaku juga ada Surga tempat kembalinya roh-roh para Nabi dan Rasul, para Waliyullah dan para Shalihin. Bumipun berkata kembali : “Sungguh, penghulu para Rasul, Nabi penutup seluruh Nabi dan Rasul, kekasih Allah Penguasa alam semesta, makhluk yang paling utama, padanya kehormatan yang sempurna, dan yang melaksanakan syari’at-Nya berada padaku”. Maka dengan hujah ini, Langit merasa kalah tiada membalas lagi. Lalu iapun menghadap kepada Allah SWT dan berkata : “Ya Tuhan, Engkaulah yang memenuhi permohonan dan do’a orang yang tertimpa bahaya dan tengah menderita, aku telah kalah hujah dengan Bumi, maka aku memohon kepadaMu agar Makhluk-Mu yang paling mulia, manusia pilihan, manusia sempurna Nabi Muhammad saw diangkat kepadaku, hingga akupun menjadi mulia karenanya, sebagaimana Engkau telah memuliakan Bumi dengan keindahan dan kebagusannya, yang mengakibatkan Bumi menjadi bangga karenanya”.
Alkisah, do’a Langit dikabulkan dan Allah SWT memberi wahyu kepada Jibril : “Pada malam tanggal 27 Rajab supaya Jibril tidak bertasbih, dan Izrail tidak mencabut nyawa”. Jibril bertanya kepada Allah SWT : Ya, Tuhan sekalian alam, apakah kiamat telah tiba? Jawab Allah SWT : “Bukan Jibril, tapi berangkatlah ke Surga, jemputlah Buraq dan bawalah ia kepada Nabi Muhammad saw. maka Jibril-pun pergi, ia melihat 40.000 ekor Buraq tengah berkeliaran dan bersantai-santai di kebun Surga, pada dahi mereka tertulis asma Muhammad. Diantara mereka ada seekor Buraq menunduk dan menangis, dan ketika ia ditanya oleh Jibril, ia menjawab : “Sejak 40 tahun aku mendengar asma Muhammad saw., maka hati ini jatuh cinta kepada pemiliknya, bahkan senantiasa merindukannya, hingga makan-minumpun tiada keinginan bagiku, seolah kebakar oleh kerinduan padanya”. Kata Jibril selanjutnya : “Akulah orang yang bakal mengantarkanmu kepada orang ynag dirindukan selama ini”. Kemudian ia memakai pelana dan kekang, selanjutnya dibawa oleh Jibril kepada Nabi Muhammad saw, sampai peristiwa Isra Mi’raj itu berakhir.
Itulah sebagian cerita tentang salah satu penyebab faktor Isra Mi’raj, tapi pada saat ini jika kita perhatikan keadaan sudah membalik, Bumi sudah tidak memiliki Para Nabi dan Rasul. Yang ia punya hanya hal-hal seperti perang, kebencian, dendam, dan hal lain yang dikuasai oleh nafsu. Sekarang yang dapat membuat ia bertahan dan bangga dihadapan Langit adalah Baitullah, Sunnah Rasul dan Al-Qur’an.
Ada salah satu faktor penyebab terjadinya Isra Mi’raj yang menurut saya menarik untuk saya bagi kepada Dunia, yaitu tentang Bumi dan Langit yang saling menghujah satu sama lain tentang apa-apa yang ada pada diri mereka masing-masing.
Semula Bumi membanggakan diri kepada Langit dengan katanya : “Akulah yang baik melebihimu, sebab Allah SWT menghiasiku dengan kota-kota, lautan, bengawan, pohon-pohonan, bukit-bukit, dan lain-lain. Lalu Langitpun dengan tidak mau mengalah menjawab : “Akulah yang baik melebihimu, sebab Matahari, Bulan, Bintang-bintang, Falak-falak, Buruj, ‘Arasy, Kursi dan Surga berada padaku. Bumipun menyahut lagi : “Berada padaku Baitullah yang selalu dikunjungi dan dibuat thawaf para Nabi dan Rasul para Waliyullah dan orang-orang mu’min pada umumnya. Dan Langitpun berkata lagi : “Padaku juga ada Surga tempat kembalinya roh-roh para Nabi dan Rasul, para Waliyullah dan para Shalihin. Bumipun berkata kembali : “Sungguh, penghulu para Rasul, Nabi penutup seluruh Nabi dan Rasul, kekasih Allah Penguasa alam semesta, makhluk yang paling utama, padanya kehormatan yang sempurna, dan yang melaksanakan syari’at-Nya berada padaku”. Maka dengan hujah ini, Langit merasa kalah tiada membalas lagi. Lalu iapun menghadap kepada Allah SWT dan berkata : “Ya Tuhan, Engkaulah yang memenuhi permohonan dan do’a orang yang tertimpa bahaya dan tengah menderita, aku telah kalah hujah dengan Bumi, maka aku memohon kepadaMu agar Makhluk-Mu yang paling mulia, manusia pilihan, manusia sempurna Nabi Muhammad saw diangkat kepadaku, hingga akupun menjadi mulia karenanya, sebagaimana Engkau telah memuliakan Bumi dengan keindahan dan kebagusannya, yang mengakibatkan Bumi menjadi bangga karenanya”.
Alkisah, do’a Langit dikabulkan dan Allah SWT memberi wahyu kepada Jibril : “Pada malam tanggal 27 Rajab supaya Jibril tidak bertasbih, dan Izrail tidak mencabut nyawa”. Jibril bertanya kepada Allah SWT : Ya, Tuhan sekalian alam, apakah kiamat telah tiba? Jawab Allah SWT : “Bukan Jibril, tapi berangkatlah ke Surga, jemputlah Buraq dan bawalah ia kepada Nabi Muhammad saw. maka Jibril-pun pergi, ia melihat 40.000 ekor Buraq tengah berkeliaran dan bersantai-santai di kebun Surga, pada dahi mereka tertulis asma Muhammad. Diantara mereka ada seekor Buraq menunduk dan menangis, dan ketika ia ditanya oleh Jibril, ia menjawab : “Sejak 40 tahun aku mendengar asma Muhammad saw., maka hati ini jatuh cinta kepada pemiliknya, bahkan senantiasa merindukannya, hingga makan-minumpun tiada keinginan bagiku, seolah kebakar oleh kerinduan padanya”. Kata Jibril selanjutnya : “Akulah orang yang bakal mengantarkanmu kepada orang ynag dirindukan selama ini”. Kemudian ia memakai pelana dan kekang, selanjutnya dibawa oleh Jibril kepada Nabi Muhammad saw, sampai peristiwa Isra Mi’raj itu berakhir.
Itulah sebagian cerita tentang salah satu penyebab faktor Isra Mi’raj, tapi pada saat ini jika kita perhatikan keadaan sudah membalik, Bumi sudah tidak memiliki Para Nabi dan Rasul. Yang ia punya hanya hal-hal seperti perang, kebencian, dendam, dan hal lain yang dikuasai oleh nafsu. Sekarang yang dapat membuat ia bertahan dan bangga dihadapan Langit adalah Baitullah, Sunnah Rasul dan Al-Qur’an.
Senin, 01 Maret 2010
DAYA TARIK (ATTRACTION) SITUS JEJARING SOSIAL FACE BOOK SEBAGAI MEDIA INFORMASI TERHADAP PENGGUNANYA BERDASARKAN KELOMPOK USIA REMAJA (14-18 TAHUN).
Diposting oleh Al-Maghribi di 00.01 Label: Tugas S.I.P
Pada era globalisasi saat ini penggunaan internet semakin luas dalam mencakup seluruh bidang kehidupan manusia, terutama untuk manusia yang tinggal di kota-kota besar. Penggunaan internet tersebut dapat berupa sarana untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat dalam tugas-tugas pendidikan, sarana berkomunikasi, hiburan, dan lain sebagainya. Tapi, di antara semua hal-hal positif tersebut banyak pula hal-hal negatif yang “terselip” pada pemanfaatn tekhnologi internet. Hal-hal positif dan negatif tersebut hanya bisa muncul karena adanya daya tarik (attraction) terhadap penggunaan internet, ini tergantung dari kebijkasanaan individu yang memainkan peran di dalamnya. Misalkan individu yang haus akan informasi mengenai ilmu pengetahuan maka daya tariknya terhadap internet adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk memperluas pengetahuannya. Terdapat dua hal yang dapat menimbulkan daya tarik (attraction) seseorang terhadap sesuatu yaitu, pertama kita suka terhadap suatu hal karena hal tersebut memberikan kita pengalaman yang menyenangkan, dan kedua kita menyukai suatu hal karena pertimbangan untung dan rugi dari hal tersebut. Dari kedua pernyataan tersebut cukup jelas bahwa internet bisa dikelompokkan ke dalam sesuatu yang mempunyai daya tarik yang besar terhadap penggunanya, sebagai media informasi yang juga diperimbangkan dari kebijaksanaan dan dalam sudut pandang apakah individu tersebut menggunakan tekhnologi internet.
Di zaman sekarang dalam lima tahun terakhir ini pengguna internet dihadapakan pada daya tarik (attraction) terhadap situs jejaring sosial. Situs jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang terbentuk dari simpul-simpul (individu atau organisasi) yang “di ikat” atau dipersatukan oleh sebuah situs. Umumnya situs berfungsi sebagai jalinan pertemanan dalam Dunia maya (internet).
Salah satu situs jejaring sosial yang cukup terkenal dan bisa dibilang “terlaris” di Indonesia saat ini adalah face book. Face book diluncurkan pada 4 Februari 2004, dan sekarang anggotanya telah mencapai jutaan orang. Face book didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard University dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston, Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Face Book merupakan situs jejaring sosial nomor satu di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.
Daya tarik (attraction) face book secara umum memang dapat dirasakan untuk semua kalangan, dengan melihat berbagai fitur dan keuntungan dari situs jejaring tersebut seperti: media informasi, sarana komunikasi itu sudah pasti, promosi usaha, dan lain sebagainya. Penggunaan situs jejaring yang tidak mengenal usia di tambah dengan daya tariknya membuat face book dapat disentuh oleh anak-anak yang masih berada di usia sekolah dasar (SD), memang kemampuan dan kematangan berpikir anak di usia ini belum seberapa karena mereka hanya berpikir punya face book hanya untuk pamer ke teman sebaya, ikut-ikutan teman, tidak mau kalah dari kakak atau adiknya. Tapi untuk anak-anak di usia remaja, daya tarik (attraction) face book tidak sebatas pada hal-hal yang bisa disebut “hal kecil” karena pada usia remaja ini daya tarik (attraction) face book sebagai media informasi dapat berupa:
1. Menjadikan sarana komunikasi antar teman lebih menyenangkan dan luas tidak hanya sebatas dari wilayah tertentu,
2. Media informasi yang ampuh untuk mencari apapun yang di inginkan dalam usia remaja,
3. Bisa bertukar pikiran lewat Dunia maya,
4. Menambah ketrampilan dan kreativitas dalam Dunia maya,
5. Menambah teman dan kenalan,
6. Sarana mempublikasikan diri (narsis) dengan upload photo-photo terbaru dan terlucu ke fitur face book,
7. Bisa untuk cari pasangan atau pacar,
8. Berbagi informasi atau pengetahuan tentang hal-hal baru atau bahkan gossip.
Daya tarik (attraction) face book selain sebagai media informasi juga mungkin sesuai dengan apa-apa yang dinginkan serta ada pada masa remaja seperti mencari jati diri lewat lingkungan Dunia maya yang dapat membentuk kepribadian individu dalam responnya terhadap Dunia nyata (ada sebagian orang yang cenderung pendiam di Dunia nyata, tapi tidak di Dunia maya). Pada masa remaja juga terjadi yang namanya “storm and stress” di mana masa ini adalah masa anak mulai mempunyai banyak pandangan yang berbeda dengan orang tuanya, sehingga salah satu sarana untuk menghilangkan tekanan dan pikiran yang jenuh adalah dengan bergabung serta berbagi cerita dengan teman-teman yang ada di face book atau mencari informasi dengan cara bertukar pikiran dengan teman-teman yang ada di face book untuk membantu pemecahan masalah.
Masih banyak daya tarik (attraction) face book yang bisa membuat para remaja ingin memilikinya, tapi seperti hal-hal di internet lainnya face book juga mempunyai banyak kekurangan dari sisi negatifnya. Itu semua tergantung pada kebijaksanaan dan hati nurani para penggunanya. Baik itu untuk hal positif maupun hal negatif asalkan dampak tersebut bisa dipertanggung jawabkan oleh si pengguna hal yang terburuk bisa ditekan sedemikian rupa sehingga tidak merugikan untuk orang banyak.
REFERENSI
• Anonim. (2009). Situs jearing sosial. http : // www. TechnologySite.com. Diakses tanggal 21 November 2009
• Widyarini Nilam, M.S.i., M.M., Dra. (2007). Handout Psikologi Sosial II. Jakarta : Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma
Di zaman sekarang dalam lima tahun terakhir ini pengguna internet dihadapakan pada daya tarik (attraction) terhadap situs jejaring sosial. Situs jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang terbentuk dari simpul-simpul (individu atau organisasi) yang “di ikat” atau dipersatukan oleh sebuah situs. Umumnya situs berfungsi sebagai jalinan pertemanan dalam Dunia maya (internet).
Salah satu situs jejaring sosial yang cukup terkenal dan bisa dibilang “terlaris” di Indonesia saat ini adalah face book. Face book diluncurkan pada 4 Februari 2004, dan sekarang anggotanya telah mencapai jutaan orang. Face book didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard University dan mantan murid Ardsley High School. Keanggotaannya awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston, Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Face Book merupakan situs jejaring sosial nomor satu di Amerika Serikat, mengungguli situs publik lain seperti Flickr, dengan 8,5 juta foto dimuat setiap harinya.
Daya tarik (attraction) face book secara umum memang dapat dirasakan untuk semua kalangan, dengan melihat berbagai fitur dan keuntungan dari situs jejaring tersebut seperti: media informasi, sarana komunikasi itu sudah pasti, promosi usaha, dan lain sebagainya. Penggunaan situs jejaring yang tidak mengenal usia di tambah dengan daya tariknya membuat face book dapat disentuh oleh anak-anak yang masih berada di usia sekolah dasar (SD), memang kemampuan dan kematangan berpikir anak di usia ini belum seberapa karena mereka hanya berpikir punya face book hanya untuk pamer ke teman sebaya, ikut-ikutan teman, tidak mau kalah dari kakak atau adiknya. Tapi untuk anak-anak di usia remaja, daya tarik (attraction) face book tidak sebatas pada hal-hal yang bisa disebut “hal kecil” karena pada usia remaja ini daya tarik (attraction) face book sebagai media informasi dapat berupa:
1. Menjadikan sarana komunikasi antar teman lebih menyenangkan dan luas tidak hanya sebatas dari wilayah tertentu,
2. Media informasi yang ampuh untuk mencari apapun yang di inginkan dalam usia remaja,
3. Bisa bertukar pikiran lewat Dunia maya,
4. Menambah ketrampilan dan kreativitas dalam Dunia maya,
5. Menambah teman dan kenalan,
6. Sarana mempublikasikan diri (narsis) dengan upload photo-photo terbaru dan terlucu ke fitur face book,
7. Bisa untuk cari pasangan atau pacar,
8. Berbagi informasi atau pengetahuan tentang hal-hal baru atau bahkan gossip.
Daya tarik (attraction) face book selain sebagai media informasi juga mungkin sesuai dengan apa-apa yang dinginkan serta ada pada masa remaja seperti mencari jati diri lewat lingkungan Dunia maya yang dapat membentuk kepribadian individu dalam responnya terhadap Dunia nyata (ada sebagian orang yang cenderung pendiam di Dunia nyata, tapi tidak di Dunia maya). Pada masa remaja juga terjadi yang namanya “storm and stress” di mana masa ini adalah masa anak mulai mempunyai banyak pandangan yang berbeda dengan orang tuanya, sehingga salah satu sarana untuk menghilangkan tekanan dan pikiran yang jenuh adalah dengan bergabung serta berbagi cerita dengan teman-teman yang ada di face book atau mencari informasi dengan cara bertukar pikiran dengan teman-teman yang ada di face book untuk membantu pemecahan masalah.
Masih banyak daya tarik (attraction) face book yang bisa membuat para remaja ingin memilikinya, tapi seperti hal-hal di internet lainnya face book juga mempunyai banyak kekurangan dari sisi negatifnya. Itu semua tergantung pada kebijaksanaan dan hati nurani para penggunanya. Baik itu untuk hal positif maupun hal negatif asalkan dampak tersebut bisa dipertanggung jawabkan oleh si pengguna hal yang terburuk bisa ditekan sedemikian rupa sehingga tidak merugikan untuk orang banyak.
REFERENSI
• Anonim. (2009). Situs jearing sosial. http : // www. TechnologySite.com. Diakses tanggal 21 November 2009
• Widyarini Nilam, M.S.i., M.M., Dra. (2007). Handout Psikologi Sosial II. Jakarta : Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma
Jumat, 26 Februari 2010
Pernahkah kalian mempunyai teman atau kenalan yang pada awalnya kalian melihat dia sebagai sosok yang dingin, sombong, angkuh dan membosankan? Tapi, setelah kalian kenal dia lebih dalam lagi ternyata sifatnya tidak seperti yang kalian lihat dan bayangkan, sifat aslinya justru sangat menyenangkan seperti humoris, perhatian, dan senang menolong. Atau kalian pernah juga melihat seorang wanita yang terlihat tegar, dengan tatapan mata yang angkuh seakan-akan menantang Dunia, dengan sifat yang tidak bisa diatur, dan merasa bisa melakukan semuanya sendiri? Tapi, setelah kalian kenal dia lebih dalam dan dekat, ternyata dia jauh dari yang kalian lihat dan bayangkan lagi, ternyata dia itu tipe wanita yang mudah berkata atau enak diajak ngobrol, wanita manja, dan sangat membutuhkan perhatian dari seseorang yang dikenalnya. Jika kalian pernah merasakan semua fenomena di atas, maka janganlah heran karena fenomena di atas itu bisa dijelaskan dengan Ilmu Pengetahuan.
Fenomena yang pernah kalian jumpai dan alami di atas adalah “kepribadian”, kalian pasti sering bertanya-tanya mengapa yang kita lihat dan prediksi dari diri seseorang sering berbeda dengan kenyataannya saat kalian benar-benar sudah mengenali dengan dekat orang tersebut. Dalam bahasa Inggris, kepribadian disebut personality. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani “persona”, yang berarti topeng. Di dalam pengertian sehari-hari personality mengacu pada gambaran sosial tertentu yang ditreima dari kelompok masyarakat, dimana individu tersebut diharapkan bertingkah laku sesuai dengan peran yang diterima, dihubungkan dengan ciri tertentu yang menonjol pada diri individu. Istilah personality ini lalu diadopsi oleh orang-orang Roma dan mendapatkan konotasi baru yaitu “sebagaimana seseorang nampak dihadapan orang lain”. Konotasi ini seakan-akan menunjukkan bahwa kepribadian bukanlah diri orang tersebut yang sebenarnya, jadi mulai agak jelas kan fenomena tentang kasus yang pernah kalian jumpai di atas? Tapi konotasi seperti ini sudah banyak berubah. Yang jelas bahwa para psikolog dan fisuf mulai sepakat bahwa manifestasi kepribadian dapat dilihat dari:
1.Kenyataan yang bersifat biologis (Umwelt)
2.Kenyataan psikologis (Eigenwelt)
3.Kenyataan sosial (Mitwelt)
Ketiga kenyataan tersebut menggejala menjadi satu kesatuan (whole) yang disebut kepribadian. Gordon W. Alport (1897-1967) menyatakan pendapat bahwa kepribadian adalah organisasi dinamis dari sistem-sistem psikofisik dalam diri individu yang menentukan penyesuaian yang unik terhadap lingkungan.
Kata “dinamis” menunjukkan bahwa kepribadian bisa berubah-ubah, dan antar berbagai komponen kepribadian (yaitu sistem-sistem psikofisik) terdapat hubungan yang erat. Hubungan-hubungan itu terorganisir sedemikian rupa sehingga secara bersama-sama mempengaruhi pola perilakunya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Kepribadian tidak sama dengan ciri-ciri fisik yang dapat langsung diturunkan dari orang tua kepada anaknya, meskipun ada sebagian ciri-ciri yang mungkin sama atau diturunkan dari orang tua ke anaknya, namun itu tidak bisa dibilang utuh mirip dengan orang tuanya. Hal ini disebabkan oleh pembentukan dan perkembangan kepribadian yang berbeda-beda antar manusia, walaupun dia dibesarkan di lingkungan yang sama, tapi cara dia mempersepsi dan mendalami setiap hal yang dialami pasti berbeda pada masing-masing manusia.
Pembentukan kepribadian menurut Atkinson dkk (1993) ketika bayi lahir, ia membawa potensialitas tertentu. Karakteristik fisik, seperti warna mata dan warna rambut, bentuk tubuh bentuk hidung, seseorang pada dasarnya ditentukan pada saat konsepsi (pertemuan antara sel telur dan sperma). Intelegensi dan kemampuan khusus seperti bakat musik dan seni,dalam beberapa hal juga tergantung pada hereditas (faktor keturunan). Ada bukti-bukti yang semakin banyak bahwa perbedaan reaktifitas emosional mungkin bersifat bawaan. Penelitian pada bayi yang baru lahir (Thomas dan Chess dalam Atkinson, dkk, 1993) menemukan bahwa perbedaan karakteristik seperti tingkat keaktifan, rentang perhatian, kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, dan suasana hati pada umumnya, dapat diamati segera setelah melahirkan. Salah seorang bayi mungkin mempunyai karakteristik aktif, mudah terganggu dan mau menerima objek serta orang baru; bayi yang lain mungkin pasif, tekun berkonsentrasi pada suatu aktivitas, dan takut pada hal-hal yang baru. Karakteristik tempramen awal ini cenderung bertahan dalam diri anak yang perkembangannya diikuti selama lebih dari 20 tahun.
Bentuk-bentuk fisik tertentu, misalnya: gemuk-kurus, tinggi-pendek, adalah diturunkan dari orangtua. Tetapi ada juga ciri-ciri fisik yang unik yang kita bawa sejak lahir, termasuk di dalamnya ciri-ciri faali seperti kapasitas otak, kelengkapan dan kepekaan indra tertentu, dan sebagainya.
Ada beberapa hal yang mempengaruhi kepribadian seseorang yaitu:
1.Pengaruh Biologis
Kenyataan bahwa perbedaan suasana hati dan tingkat keaktifan dapat diamati segera setelah kelahiran menunjukkan adanya faktor genetik.
2.Pengalaman
Faktor lain yang besar pengaruhnya terhadap kepribadian adalah hasil hubungan kita dengan lingkungan atau pengalaman. Para ahli membedakan dua macam pengalaman yang mempengaruhi manusia, yaitu:
a.Pengalaman umum
Adalah pengalaman yang dihayati oleh hampir semua anggota masyarakat atau bahkan oleh semua manusia.
b.Pengalaman unik
Di luar warisan biologis yang unik dan cara penyampaian budaya tertentu, individu dibentuk oleh pengalaman khusus (unik). Misalnya, penyakit yang disertai pemulihan dalam waktu lama, bisa menimbulkan kegemaran untuk dirawat dan penantian kesembuhan tersebut secara mendalam dapat mempengaruhi kepribadian. Kematian orang tua dapat mengganggu identifikasi peranan sexual yang lazim. Kecelakaan traumatis, membuat kesempatan untuk mempertontonkan kepahlawanan.
Di samping itu, sejak lahir seorang anak sudah membawa ciri-ciri tertentu serta kecenderungan-kecenderungan tertentu, maka reaksinya terhadap lingkungan atau reaksi lingkungan terhadapnya bersifat khas. Pengalaman unik ini menentukan bagian dirinya yang bersifat khas, unik, dan tak ada duanya.
Pengalaman umum dan pengalaman unik seseorang berinteraksi dengan potensi bawaan membentuk kepribadian seseorang dan dapat terus berkembang dan berubah selama manusia tersebut masih hidup dan berinteraksi dengan lingkungan.
REFERENSI
Dwi, R., & Hendro, P. (1996). Psikologi umum II, seri diktat kuliah. Jakarta : Universitas Gunadarma
Fenomena yang pernah kalian jumpai dan alami di atas adalah “kepribadian”, kalian pasti sering bertanya-tanya mengapa yang kita lihat dan prediksi dari diri seseorang sering berbeda dengan kenyataannya saat kalian benar-benar sudah mengenali dengan dekat orang tersebut. Dalam bahasa Inggris, kepribadian disebut personality. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani “persona”, yang berarti topeng. Di dalam pengertian sehari-hari personality mengacu pada gambaran sosial tertentu yang ditreima dari kelompok masyarakat, dimana individu tersebut diharapkan bertingkah laku sesuai dengan peran yang diterima, dihubungkan dengan ciri tertentu yang menonjol pada diri individu. Istilah personality ini lalu diadopsi oleh orang-orang Roma dan mendapatkan konotasi baru yaitu “sebagaimana seseorang nampak dihadapan orang lain”. Konotasi ini seakan-akan menunjukkan bahwa kepribadian bukanlah diri orang tersebut yang sebenarnya, jadi mulai agak jelas kan fenomena tentang kasus yang pernah kalian jumpai di atas? Tapi konotasi seperti ini sudah banyak berubah. Yang jelas bahwa para psikolog dan fisuf mulai sepakat bahwa manifestasi kepribadian dapat dilihat dari:
1.Kenyataan yang bersifat biologis (Umwelt)
2.Kenyataan psikologis (Eigenwelt)
3.Kenyataan sosial (Mitwelt)
Ketiga kenyataan tersebut menggejala menjadi satu kesatuan (whole) yang disebut kepribadian. Gordon W. Alport (1897-1967) menyatakan pendapat bahwa kepribadian adalah organisasi dinamis dari sistem-sistem psikofisik dalam diri individu yang menentukan penyesuaian yang unik terhadap lingkungan.
Kata “dinamis” menunjukkan bahwa kepribadian bisa berubah-ubah, dan antar berbagai komponen kepribadian (yaitu sistem-sistem psikofisik) terdapat hubungan yang erat. Hubungan-hubungan itu terorganisir sedemikian rupa sehingga secara bersama-sama mempengaruhi pola perilakunya dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Kepribadian tidak sama dengan ciri-ciri fisik yang dapat langsung diturunkan dari orang tua kepada anaknya, meskipun ada sebagian ciri-ciri yang mungkin sama atau diturunkan dari orang tua ke anaknya, namun itu tidak bisa dibilang utuh mirip dengan orang tuanya. Hal ini disebabkan oleh pembentukan dan perkembangan kepribadian yang berbeda-beda antar manusia, walaupun dia dibesarkan di lingkungan yang sama, tapi cara dia mempersepsi dan mendalami setiap hal yang dialami pasti berbeda pada masing-masing manusia.
Pembentukan kepribadian menurut Atkinson dkk (1993) ketika bayi lahir, ia membawa potensialitas tertentu. Karakteristik fisik, seperti warna mata dan warna rambut, bentuk tubuh bentuk hidung, seseorang pada dasarnya ditentukan pada saat konsepsi (pertemuan antara sel telur dan sperma). Intelegensi dan kemampuan khusus seperti bakat musik dan seni,dalam beberapa hal juga tergantung pada hereditas (faktor keturunan). Ada bukti-bukti yang semakin banyak bahwa perbedaan reaktifitas emosional mungkin bersifat bawaan. Penelitian pada bayi yang baru lahir (Thomas dan Chess dalam Atkinson, dkk, 1993) menemukan bahwa perbedaan karakteristik seperti tingkat keaktifan, rentang perhatian, kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan, dan suasana hati pada umumnya, dapat diamati segera setelah melahirkan. Salah seorang bayi mungkin mempunyai karakteristik aktif, mudah terganggu dan mau menerima objek serta orang baru; bayi yang lain mungkin pasif, tekun berkonsentrasi pada suatu aktivitas, dan takut pada hal-hal yang baru. Karakteristik tempramen awal ini cenderung bertahan dalam diri anak yang perkembangannya diikuti selama lebih dari 20 tahun.
Bentuk-bentuk fisik tertentu, misalnya: gemuk-kurus, tinggi-pendek, adalah diturunkan dari orangtua. Tetapi ada juga ciri-ciri fisik yang unik yang kita bawa sejak lahir, termasuk di dalamnya ciri-ciri faali seperti kapasitas otak, kelengkapan dan kepekaan indra tertentu, dan sebagainya.
Ada beberapa hal yang mempengaruhi kepribadian seseorang yaitu:
1.Pengaruh Biologis
Kenyataan bahwa perbedaan suasana hati dan tingkat keaktifan dapat diamati segera setelah kelahiran menunjukkan adanya faktor genetik.
2.Pengalaman
Faktor lain yang besar pengaruhnya terhadap kepribadian adalah hasil hubungan kita dengan lingkungan atau pengalaman. Para ahli membedakan dua macam pengalaman yang mempengaruhi manusia, yaitu:
a.Pengalaman umum
Adalah pengalaman yang dihayati oleh hampir semua anggota masyarakat atau bahkan oleh semua manusia.
b.Pengalaman unik
Di luar warisan biologis yang unik dan cara penyampaian budaya tertentu, individu dibentuk oleh pengalaman khusus (unik). Misalnya, penyakit yang disertai pemulihan dalam waktu lama, bisa menimbulkan kegemaran untuk dirawat dan penantian kesembuhan tersebut secara mendalam dapat mempengaruhi kepribadian. Kematian orang tua dapat mengganggu identifikasi peranan sexual yang lazim. Kecelakaan traumatis, membuat kesempatan untuk mempertontonkan kepahlawanan.
Di samping itu, sejak lahir seorang anak sudah membawa ciri-ciri tertentu serta kecenderungan-kecenderungan tertentu, maka reaksinya terhadap lingkungan atau reaksi lingkungan terhadapnya bersifat khas. Pengalaman unik ini menentukan bagian dirinya yang bersifat khas, unik, dan tak ada duanya.
Pengalaman umum dan pengalaman unik seseorang berinteraksi dengan potensi bawaan membentuk kepribadian seseorang dan dapat terus berkembang dan berubah selama manusia tersebut masih hidup dan berinteraksi dengan lingkungan.
REFERENSI
Dwi, R., & Hendro, P. (1996). Psikologi umum II, seri diktat kuliah. Jakarta : Universitas Gunadarma
Sabtu, 13 Februari 2010
Cacar merupakan penyakit yang banyak menyerang anak-anak, tapi bukan berarti orang yang sudah dewasa tidak bisa kena cacar. Buktinya usia gw sudah 21 tahun tapi gw bisa kena cacar padahal sudah di vaksin cacar, tapi wajar juga si gw bisa kena cacar karena di vaksinnya saja waktu gw kelas 5 SD, di tambah lagi semua orang itu pasti kena cacar ga’ mungkin ga’ kena cacar. Tapi, tenang saja cacar itu hanya menyerang sekali seumur hidup, cacar disebabkan oleh virus setelah orang yang kena cacar sembuh maka akan tercipta ketahanan tubuh yang dalam sehingga ga’ bisa terkena virus itu lagi sampai yang ke dua kalinya. Vaksin untuk virus cacar berhasil ditemukan oleh Edward Jenner pada tahun 1796. Berbeda dengan virus influenza yang hampir setiap 6 bulan kita pasti mengalami influenza itu karena asam inti isi virus mudah mengalami perubahan dan beradaptasi, sehingga sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah influenza meskipun menyebabkan penyakit yang tidak berbahaya tapi dapat menurunkan produktivitas kita dalam melakukan aktivitas.
Di sini gw cuma ingin berbagi kepada Dunia tentang penyakit cacar yang pernah gw alamin semoga bermanfaat untuk kalian. Awal gejala di hari pertama berupa panas atau lebih tepatnya meriang, hampir seluruh tubuh bagian belakang terasa nyeri, mata kunang-kunang, tidur tidak nyenyak, mulai ada timbul bintik-bintik merah dengan berisikan air di dalamnya. Rasanya gatal, jadi hanya dengan merasakannya saja kita bisa tahu posisi di mana dia tumbuh di tubuh kita, terus kalau digaruk atau dipecahkan bintik itu akan pecah tapi bukan berarti sampai di situ perjuangan dari bintik-bintik tersebut, bintik-bintik tersebut akan muncul lagi di sekitarnya bahkan ada yang numbuh lagi di tempat yang sama dengan ukuran yang lebih besar. Dengan pertolongan pertama atau pengobatan yang cepat tanpa kita ketahui kalau kita kena cacar, kita dapat sembuh tapi dalam artian gejala dalam tubuhnya saja. Seperti panas, rasa nyeri, dan kesulitan tidur yang sudah dapat diatasi.
Namun, gejala fisik cacar yang asli adalah timbulnya bintik-bintik yang menjadi ciri khas dari penyakit ini terus muncul sampai beberapa hari (tepatnya 2 atau 3 hari) setelah gejala dalam tubuh. Awal gejala di hari pertama sudah dijelaskan di atas, jadi sekarang tinggal hari kedua nih!!!!....di hari kedua bintik-bintik ini mulai muncul lebih banyak karena yang saya derita ini adalah cacar air bintik –bintiknya tidak terlalu besar seperti cacar api tapi lebih banyak, di sini bintik tersebut seperti terisi oleh air yang bisa dibilang cukup jernih jika kita jeli memperhatikannya. Yang kalau dipecahkan akan keluar air yang agak panas terus agak kesat tidak seperti sifat air pada umumnya yang sejuk dan menyenangkan.
Di hari kedua inilah dimulainya rasa gelisah, tidak nyaman, gerah, lemes, mau ngapa-ngapain ga’ enak. Tempat munculnya bintik-bintik ada di bagian tubuh belakang dan depan, hanya sebagian kecil yang mulai numbuh di wajah. Pokoknya tersiksa banget, gw sempet ngebayangin bagaimana rasanya orang di zaman perang dulu atau zaman belum adanya obat untuk penderita cacar. Gila pasti mereka tersiksa banget, sudah harus dikucilkan karena bentuk mereka yang berubah selama menderita penyakit tersebut mereka juga harus ngerasain gejala-gejala yang ditimbulkan penyakit yang konon katanya bisa disebut sebagai penyakit “kutukan” heeeeehhhh, serem banget. Untuk tambahan di hari pertama dan ke dua, kata orang tua dulu si kita diharuskan makan yang asem-asem biar bintik-bintik cacar yang ada dalam tubuh keluar semua. Pada hari ke satu dan ke dua meskipun ada berbagai rasa tidak nyaman yang timbul, tapi kita harus tetap makan biar ga’ masuk angin. Bayangkan saja, sudah kena cacar masuk angin pula. Tersiksa banget hidup ini.
Oooh….yaaa, sebelum masuk ke hari yang ke tiga ada informasi lebih lagi nih, waktu sakit cacar air ini gw sampai dua kali ke rumah sakit, pertama waktu sebelum tahu kalau gw kena cacar dan yang kedua waktu gw tahu ternyata gw kena penyaki zaman perang ini….Haafffhh, engga’ penting yaa, lagipula ini bukan informasi lebih yang ingin gw kasih tahu kepada Dunia. Informasi yang ingin gw kasih tahu pada saat gw ke rumah sakit untuk yang ke dua kalinya adalah, gw ngedengar ini langsung dari dokter yang nanganin gw. Kata dokter tersebut kalau orang sudah dewasa, jika kena penyakit cacar harus cepat-cepat di bawa ke dokter untuk mendapat penanganan. Jangankan dewasa, yang baru lebih dari 10 tahun-pun harus langsung cepat-cepat di bawa ke dokter, karena pemulihan luka atau proses penyembuhan setelah lewat dari usia 10 tahun akan berlangsung lebih lama dan lebih sulit bahkan dapat menimbulkan bekas hitam yang sangat lama hilangnya dibandingkan dengan anak-anak yang usianya masih di bawah 10 tahun.
Sekarang untuk hari yang ketiga, masih sama seperti hari kedua. Di mana rasa gelisah, tidak nyaman, gerah, lemes, mau ngapa-ngapain ga’ enak semuanya menjadi satu. Tapi, di sini bintik-bintik yang muncul lebih banyak bisa dibilang seperti invasi pasukan sekutu kepada Jerman pada perang Dunia I, bervariasi lagi ukurannya mulai dari yang kecil, besar, sedang dan lain-lain yang bikin jengkel. Tempat munculnya selain di bagian belakang, depan, dan wajah bintik-bintik cacar pun mulai tumbuh di tangan dan kaki, tapi tidak separah yang di bagian tubuh belakang, depan, dan wajah yang sudah kaya sarang semut. Yang paling tidak menyenangkan di hari ke tiga ini adalah bintik-bintik cacar tersebut mulai terasa seperti jarum yang sedang menusuk-nusuk tubuh kita secara bersamaan dan dalam jumlah yang sangat banyak, sakiiiit sampai engga’ bisa tidur nyenyak. Tapi di hari ke tiga ini fungsi tubuh sudah seperti biasa lagi, buang air besar sudah mulai teratur, makan sudah mulai nafsu lagi, tidur sudah nyenyak ga’ sering bangun-bangun lagi di tengah malam.
Oh…iya sebelum masuk di hari yang ke empat, ada informasi lebih lagi nih yang mau gw tambahin. Tapi kali ini informasinya lebih berbau mitos dan kurang rasional, gw tau informasi ini dari sumber yang cukup terpercaya, yaitu dari Ayah, Ibu gw dan saudara gw yang sudah cukup banyak pengalaman dalam merawat orang sakit meskipun dia bukan dokter tapi pengalamannya ga’ kalah hebat dibandingin dokter-dokter yang asli. Kata mereka mitosnya pada orang yang sakit cacar itu pada hari pertama dan kedua jangan boleh dibiarkan tidur sendirian, karena konon kata orang-orang zaman dulu penderita cacar di hari pertama dan kedua itu pada waktu tidur mereka ditemanin oleh dua setan yaitu “setan bungkuk” dan “setan buta”. Setan bungkuk katanya si…setan yang galak, yang menyebabkan orang yang sakit cacar jadi gampang marah, sedangkan untuk setan yang buta katanya menyebabkan orang yang sakit cacar menjadi gelisah. Tapi kalau dilihat dan dipikir berdasarkan logika orang yang sakit cacar jadi gampang marah bisa aja karena mood-nya jadi buruk karena bintik-bintik cacar yang ngebuat ga’ nyaman apalagi buat para orang-orang yang mementingkan penampilan fisik, kalau kena cacar dan melihat rupa mereka yang berubah jadi kaya tanaman tembakau yang kena virus mozaik begitu, jelas bangetlah mereka jadi gampang marah ngelihat orang salah dikit bawaannya pengen mukul, pengen nampar, pengen nendang gw sendiri juga ngerasain si perasaan kaya’ begitu. Terus buat setan buta yang katanya menyebabkan penderita cacar jadi gelisah, kalau dipikir secara logika. Bisa saja karena gerah gara-gara ga’ boleh mandi dalam beberapa hari, bayangin betapa tersiksanya ini hidung yang harus ngerasain bau dari badan sendiri, gw hampir tiap lima jam harus dibedakin, keringetan dikit langsung dibedakin sama Ibu gw jadi ga’ betah dan gelisahlah ini badan dan pikiran. Buat Dunia, terserah kalian mau percaya yang mana tapi satu hal yang pasti, ternyata yang namanya sakit, apapun itu benar-benar ga’ enak.
Sekarang kita tiba di hari yang ke empat, hari yang ke empat ini bisa di bilang sebagai fase dari awal penyembuhan, di hari yang ke empat ini kalau kita teratur menjalani semua pantangan seperti jangan kena air (gw aja selama cacar kalau Shalat, gw ga’ pernah ngambil air wudhu, yaaa Allah pasti Maha Mengetahui keadaan gw yang sebenarnyalah), jangan makan yang berbau amis terutama ikan dan ayam kalau daging (sapi dan kambing) malah diperbolehkan karena daging mengandung banyak protein untuk menyembuhkan luka bekas bintik-bintik cacar, jangan makan yang mengandung kecap karena dapat menimbulkan bekas-bekas hitam di luka bekas bintik-bintik cacar, sudah tidak boleh lagi makan yang asem-asem karena dapat menumbuhkan bintik-bintik cacar yang baru (muda). Jika kita mematuhi pantangan tersebut maka bintik-bintik cacar-pun mulai mengering, asalkan tetap terus dibantu dengan cara dibedakin terus secara teratur. Ingat ya, secara teratur bukan cuma banyak.
Untuk hari ke lima….di hari ke lima ini bintik-bintik cacar yang mengering mulai mengalami perubahan bentuk, dari yang terisi air menjadi mengkerut kalian warga Dunia pasti tahu kismis kan??? Iya, kerutan cacar setelah hari ke lima pada saat mulai mengeringnya sama seperti kismis, tapi itu tergantung dari besar, kecil dan lama dari bintik tersebut tumbuh di badan kita, makin kecil dan lama bintik makin cepat pula keringnya dan jangan lupa juga di bantuin dari luar, yaaa dengan cara dibedakin tadi. Untuk kali ini waktu gw sakit cacar, gw rela deh harga diri gw turun karena harus pakai bedak untuk cepat sembuh. Huuuuufffhh.
Di hari ke empat dan kelima bintik-bintik memang mulai mengering, tapi rasa ga’ nyaman masih tetap ada. Mulai gampang keringatan lagi, jadi mau ga’ mau harus dibedakin dan pindah ke tempat yang aga’ dingin suhunya, poko’nya di usahain biar ga’ keluar keringat. Di hari ke lima gw sudah bisa tidur miring kiri dan kanan lagi.
Barulah di hari ke enam, ke tujuh dan ke delapan rasa ga’ nyaman tersebut perlahan-lahan mulai menghilang, gw saja baru bisa nulis catatan ini (kalau bisa dibilang catatan) di hari ke delapan, tubuh bagian belakang sudah bisa tidur di lantai pada awalnya si di hari yang pertama ga’ mungkin bisa tidur di lantai atau di tempat-tempat yang permukaannya keras gw harus tidur di bangku atau tempat tidur karena sakit banget tubuh gw yang bagian belakang.
Untuk di hari ke sembilan dan sepuluh di sini gw hanya tinggal menunggu bintik-bintik cacar tersebut mengering, yang namanya rasa ga’ nyaman, gelisah, gerah sudah sirna semuanya tapi masih ada rasa lemes mungkin karena hampir semua energy tubuh di fokuskan untuk menyembuhkan bekas luka-luka cacar. Di hari ke sembilan gw di suruh minum jamu tradisional “sariawan usus” untuk menyembuhkan dan membersihkan luka-luka di tubuh bagian dalam yang disebabkan virus cacar dan panas dalam karena satu minggu lebih ga’ mandi, minum jamunya juga aga’ unik gw disuruh minum jamu yang ampasnya sudah diendapin dalam beberapa saat, jadi yang gw minum itu yang beningnya saja (ngerti kan maksud gw) rasanyaaa pahit banget. Di hari ke sembilan dan sepuluh gw masih belum diperbolehkan mandi karena masih ada bintik-bintik yang mengeringnya baru sebagian. Di hari ke sebelaslah gw sudah boleh mandi tapi ga’ boleh lama-lama dan harus pakai air hangat. Untuk hari-hari selanjutnya gw sudah siap lagi menjalani aktivitas-aktivitas yang sudah gw mimpi-mimpikan pada waktu gw sakit.
Untuk Dunia gw ada beberapa hal yang gw tarik untuk dijadikan kesimpulan pada saat gw tergeletak dan tersiksa karena sakit cacar, yaitu :
• Ternyata yang namanya sakit itu apapun nama penyakit itu, biarpun pada saat kita sakit dilayanin bagaikan Sang Raja oleh orang-orang terdekat kita. Tapi tetap saja yang namanya sakit itu GA’ ENAK.
• Pada saat sakit walaupun kita sudah minum obat, mematuhi semua pantangan dalam sakit, tapi tetap saja waktulah yang akan menyembuhkan dan mengobati semua luka dan rasa sakit, bahkan waktu jugalah yang akan “mengakhirinya”.
• Rasa sabar dan do’a adalah teman yang tepat pada saat kita sakit, bukan buku, handphone, game, komputer, dan lain sebagainya.
• Kita sebagai manusia tidak boleh so’ kuat, so’ hebat, dan so’ tangguh, karena sehebat dan sekuat apapun kita, tubuh kita adalah “wadah” untuk setiap penyakit yang ada di Dunia ini, karena penyakitlah yang menjadi “pintu penutup” dan “pintu pembuka” antara kita dan Dunia akhirat, karena penyakitlah kita mengenal kata “Tidak ada yang Abadi” kecuali Allah swt yang menciptakan kita.
Yakk….mungkin cukup sampai di sini gw bikin catatan atau cerita tentang saat-saat gw sakit cacar, mudah-mudahan pengalaman gw ini bisa bermanfaat buat kalian baik untuk di masa sekarang maupun di masa depan.
Di sini gw cuma ingin berbagi kepada Dunia tentang penyakit cacar yang pernah gw alamin semoga bermanfaat untuk kalian. Awal gejala di hari pertama berupa panas atau lebih tepatnya meriang, hampir seluruh tubuh bagian belakang terasa nyeri, mata kunang-kunang, tidur tidak nyenyak, mulai ada timbul bintik-bintik merah dengan berisikan air di dalamnya. Rasanya gatal, jadi hanya dengan merasakannya saja kita bisa tahu posisi di mana dia tumbuh di tubuh kita, terus kalau digaruk atau dipecahkan bintik itu akan pecah tapi bukan berarti sampai di situ perjuangan dari bintik-bintik tersebut, bintik-bintik tersebut akan muncul lagi di sekitarnya bahkan ada yang numbuh lagi di tempat yang sama dengan ukuran yang lebih besar. Dengan pertolongan pertama atau pengobatan yang cepat tanpa kita ketahui kalau kita kena cacar, kita dapat sembuh tapi dalam artian gejala dalam tubuhnya saja. Seperti panas, rasa nyeri, dan kesulitan tidur yang sudah dapat diatasi.
Namun, gejala fisik cacar yang asli adalah timbulnya bintik-bintik yang menjadi ciri khas dari penyakit ini terus muncul sampai beberapa hari (tepatnya 2 atau 3 hari) setelah gejala dalam tubuh. Awal gejala di hari pertama sudah dijelaskan di atas, jadi sekarang tinggal hari kedua nih!!!!....di hari kedua bintik-bintik ini mulai muncul lebih banyak karena yang saya derita ini adalah cacar air bintik –bintiknya tidak terlalu besar seperti cacar api tapi lebih banyak, di sini bintik tersebut seperti terisi oleh air yang bisa dibilang cukup jernih jika kita jeli memperhatikannya. Yang kalau dipecahkan akan keluar air yang agak panas terus agak kesat tidak seperti sifat air pada umumnya yang sejuk dan menyenangkan.
Di hari kedua inilah dimulainya rasa gelisah, tidak nyaman, gerah, lemes, mau ngapa-ngapain ga’ enak. Tempat munculnya bintik-bintik ada di bagian tubuh belakang dan depan, hanya sebagian kecil yang mulai numbuh di wajah. Pokoknya tersiksa banget, gw sempet ngebayangin bagaimana rasanya orang di zaman perang dulu atau zaman belum adanya obat untuk penderita cacar. Gila pasti mereka tersiksa banget, sudah harus dikucilkan karena bentuk mereka yang berubah selama menderita penyakit tersebut mereka juga harus ngerasain gejala-gejala yang ditimbulkan penyakit yang konon katanya bisa disebut sebagai penyakit “kutukan” heeeeehhhh, serem banget. Untuk tambahan di hari pertama dan ke dua, kata orang tua dulu si kita diharuskan makan yang asem-asem biar bintik-bintik cacar yang ada dalam tubuh keluar semua. Pada hari ke satu dan ke dua meskipun ada berbagai rasa tidak nyaman yang timbul, tapi kita harus tetap makan biar ga’ masuk angin. Bayangkan saja, sudah kena cacar masuk angin pula. Tersiksa banget hidup ini.
Oooh….yaaa, sebelum masuk ke hari yang ke tiga ada informasi lebih lagi nih, waktu sakit cacar air ini gw sampai dua kali ke rumah sakit, pertama waktu sebelum tahu kalau gw kena cacar dan yang kedua waktu gw tahu ternyata gw kena penyaki zaman perang ini….Haafffhh, engga’ penting yaa, lagipula ini bukan informasi lebih yang ingin gw kasih tahu kepada Dunia. Informasi yang ingin gw kasih tahu pada saat gw ke rumah sakit untuk yang ke dua kalinya adalah, gw ngedengar ini langsung dari dokter yang nanganin gw. Kata dokter tersebut kalau orang sudah dewasa, jika kena penyakit cacar harus cepat-cepat di bawa ke dokter untuk mendapat penanganan. Jangankan dewasa, yang baru lebih dari 10 tahun-pun harus langsung cepat-cepat di bawa ke dokter, karena pemulihan luka atau proses penyembuhan setelah lewat dari usia 10 tahun akan berlangsung lebih lama dan lebih sulit bahkan dapat menimbulkan bekas hitam yang sangat lama hilangnya dibandingkan dengan anak-anak yang usianya masih di bawah 10 tahun.
Sekarang untuk hari yang ketiga, masih sama seperti hari kedua. Di mana rasa gelisah, tidak nyaman, gerah, lemes, mau ngapa-ngapain ga’ enak semuanya menjadi satu. Tapi, di sini bintik-bintik yang muncul lebih banyak bisa dibilang seperti invasi pasukan sekutu kepada Jerman pada perang Dunia I, bervariasi lagi ukurannya mulai dari yang kecil, besar, sedang dan lain-lain yang bikin jengkel. Tempat munculnya selain di bagian belakang, depan, dan wajah bintik-bintik cacar pun mulai tumbuh di tangan dan kaki, tapi tidak separah yang di bagian tubuh belakang, depan, dan wajah yang sudah kaya sarang semut. Yang paling tidak menyenangkan di hari ke tiga ini adalah bintik-bintik cacar tersebut mulai terasa seperti jarum yang sedang menusuk-nusuk tubuh kita secara bersamaan dan dalam jumlah yang sangat banyak, sakiiiit sampai engga’ bisa tidur nyenyak. Tapi di hari ke tiga ini fungsi tubuh sudah seperti biasa lagi, buang air besar sudah mulai teratur, makan sudah mulai nafsu lagi, tidur sudah nyenyak ga’ sering bangun-bangun lagi di tengah malam.
Oh…iya sebelum masuk di hari yang ke empat, ada informasi lebih lagi nih yang mau gw tambahin. Tapi kali ini informasinya lebih berbau mitos dan kurang rasional, gw tau informasi ini dari sumber yang cukup terpercaya, yaitu dari Ayah, Ibu gw dan saudara gw yang sudah cukup banyak pengalaman dalam merawat orang sakit meskipun dia bukan dokter tapi pengalamannya ga’ kalah hebat dibandingin dokter-dokter yang asli. Kata mereka mitosnya pada orang yang sakit cacar itu pada hari pertama dan kedua jangan boleh dibiarkan tidur sendirian, karena konon kata orang-orang zaman dulu penderita cacar di hari pertama dan kedua itu pada waktu tidur mereka ditemanin oleh dua setan yaitu “setan bungkuk” dan “setan buta”. Setan bungkuk katanya si…setan yang galak, yang menyebabkan orang yang sakit cacar jadi gampang marah, sedangkan untuk setan yang buta katanya menyebabkan orang yang sakit cacar menjadi gelisah. Tapi kalau dilihat dan dipikir berdasarkan logika orang yang sakit cacar jadi gampang marah bisa aja karena mood-nya jadi buruk karena bintik-bintik cacar yang ngebuat ga’ nyaman apalagi buat para orang-orang yang mementingkan penampilan fisik, kalau kena cacar dan melihat rupa mereka yang berubah jadi kaya tanaman tembakau yang kena virus mozaik begitu, jelas bangetlah mereka jadi gampang marah ngelihat orang salah dikit bawaannya pengen mukul, pengen nampar, pengen nendang gw sendiri juga ngerasain si perasaan kaya’ begitu. Terus buat setan buta yang katanya menyebabkan penderita cacar jadi gelisah, kalau dipikir secara logika. Bisa saja karena gerah gara-gara ga’ boleh mandi dalam beberapa hari, bayangin betapa tersiksanya ini hidung yang harus ngerasain bau dari badan sendiri, gw hampir tiap lima jam harus dibedakin, keringetan dikit langsung dibedakin sama Ibu gw jadi ga’ betah dan gelisahlah ini badan dan pikiran. Buat Dunia, terserah kalian mau percaya yang mana tapi satu hal yang pasti, ternyata yang namanya sakit, apapun itu benar-benar ga’ enak.
Sekarang kita tiba di hari yang ke empat, hari yang ke empat ini bisa di bilang sebagai fase dari awal penyembuhan, di hari yang ke empat ini kalau kita teratur menjalani semua pantangan seperti jangan kena air (gw aja selama cacar kalau Shalat, gw ga’ pernah ngambil air wudhu, yaaa Allah pasti Maha Mengetahui keadaan gw yang sebenarnyalah), jangan makan yang berbau amis terutama ikan dan ayam kalau daging (sapi dan kambing) malah diperbolehkan karena daging mengandung banyak protein untuk menyembuhkan luka bekas bintik-bintik cacar, jangan makan yang mengandung kecap karena dapat menimbulkan bekas-bekas hitam di luka bekas bintik-bintik cacar, sudah tidak boleh lagi makan yang asem-asem karena dapat menumbuhkan bintik-bintik cacar yang baru (muda). Jika kita mematuhi pantangan tersebut maka bintik-bintik cacar-pun mulai mengering, asalkan tetap terus dibantu dengan cara dibedakin terus secara teratur. Ingat ya, secara teratur bukan cuma banyak.
Untuk hari ke lima….di hari ke lima ini bintik-bintik cacar yang mengering mulai mengalami perubahan bentuk, dari yang terisi air menjadi mengkerut kalian warga Dunia pasti tahu kismis kan??? Iya, kerutan cacar setelah hari ke lima pada saat mulai mengeringnya sama seperti kismis, tapi itu tergantung dari besar, kecil dan lama dari bintik tersebut tumbuh di badan kita, makin kecil dan lama bintik makin cepat pula keringnya dan jangan lupa juga di bantuin dari luar, yaaa dengan cara dibedakin tadi. Untuk kali ini waktu gw sakit cacar, gw rela deh harga diri gw turun karena harus pakai bedak untuk cepat sembuh. Huuuuufffhh.
Di hari ke empat dan kelima bintik-bintik memang mulai mengering, tapi rasa ga’ nyaman masih tetap ada. Mulai gampang keringatan lagi, jadi mau ga’ mau harus dibedakin dan pindah ke tempat yang aga’ dingin suhunya, poko’nya di usahain biar ga’ keluar keringat. Di hari ke lima gw sudah bisa tidur miring kiri dan kanan lagi.
Barulah di hari ke enam, ke tujuh dan ke delapan rasa ga’ nyaman tersebut perlahan-lahan mulai menghilang, gw saja baru bisa nulis catatan ini (kalau bisa dibilang catatan) di hari ke delapan, tubuh bagian belakang sudah bisa tidur di lantai pada awalnya si di hari yang pertama ga’ mungkin bisa tidur di lantai atau di tempat-tempat yang permukaannya keras gw harus tidur di bangku atau tempat tidur karena sakit banget tubuh gw yang bagian belakang.
Untuk di hari ke sembilan dan sepuluh di sini gw hanya tinggal menunggu bintik-bintik cacar tersebut mengering, yang namanya rasa ga’ nyaman, gelisah, gerah sudah sirna semuanya tapi masih ada rasa lemes mungkin karena hampir semua energy tubuh di fokuskan untuk menyembuhkan bekas luka-luka cacar. Di hari ke sembilan gw di suruh minum jamu tradisional “sariawan usus” untuk menyembuhkan dan membersihkan luka-luka di tubuh bagian dalam yang disebabkan virus cacar dan panas dalam karena satu minggu lebih ga’ mandi, minum jamunya juga aga’ unik gw disuruh minum jamu yang ampasnya sudah diendapin dalam beberapa saat, jadi yang gw minum itu yang beningnya saja (ngerti kan maksud gw) rasanyaaa pahit banget. Di hari ke sembilan dan sepuluh gw masih belum diperbolehkan mandi karena masih ada bintik-bintik yang mengeringnya baru sebagian. Di hari ke sebelaslah gw sudah boleh mandi tapi ga’ boleh lama-lama dan harus pakai air hangat. Untuk hari-hari selanjutnya gw sudah siap lagi menjalani aktivitas-aktivitas yang sudah gw mimpi-mimpikan pada waktu gw sakit.
Untuk Dunia gw ada beberapa hal yang gw tarik untuk dijadikan kesimpulan pada saat gw tergeletak dan tersiksa karena sakit cacar, yaitu :
• Ternyata yang namanya sakit itu apapun nama penyakit itu, biarpun pada saat kita sakit dilayanin bagaikan Sang Raja oleh orang-orang terdekat kita. Tapi tetap saja yang namanya sakit itu GA’ ENAK.
• Pada saat sakit walaupun kita sudah minum obat, mematuhi semua pantangan dalam sakit, tapi tetap saja waktulah yang akan menyembuhkan dan mengobati semua luka dan rasa sakit, bahkan waktu jugalah yang akan “mengakhirinya”.
• Rasa sabar dan do’a adalah teman yang tepat pada saat kita sakit, bukan buku, handphone, game, komputer, dan lain sebagainya.
• Kita sebagai manusia tidak boleh so’ kuat, so’ hebat, dan so’ tangguh, karena sehebat dan sekuat apapun kita, tubuh kita adalah “wadah” untuk setiap penyakit yang ada di Dunia ini, karena penyakitlah yang menjadi “pintu penutup” dan “pintu pembuka” antara kita dan Dunia akhirat, karena penyakitlah kita mengenal kata “Tidak ada yang Abadi” kecuali Allah swt yang menciptakan kita.
Yakk….mungkin cukup sampai di sini gw bikin catatan atau cerita tentang saat-saat gw sakit cacar, mudah-mudahan pengalaman gw ini bisa bermanfaat buat kalian baik untuk di masa sekarang maupun di masa depan.
Langganan:
Postingan (Atom)

